Sekolah Sint Joseph Pecahkan Rekor Orginal Rekor Indonesia (ORI)

Posted By : Admin ORI/ 99 0

Tidak seperti hari-hari biasanya di lingkungan sekolah Sint Joseph Jalan Kramat Raya no 134 Kota Jakarta Pusat, Daerah Ibu Kota Jakarta 10430, Ribuan Siswa Mulai SD, SMP, dan SMK mengikuti kegiatan yang bertajuk Sint Joseph Day 2018, Sabtu (6/9).

Dalam event yang di Gagas Perhimpunan Vincentius Jakarta (PVJ) yang Bekerjasama dengan Forum Komunikasi Persaudaraan Vincentius dan Sint Joseph (FKPVSJ) dan Alumni sekolah menggelar event Sint Josep Day 2018. Dalam event tersebut diperlombakan beberapa perlombaan untuk TK, SD, SMP dan SMK.

“Kita adain lomba mewarnai, lomba gambar, dan three point shoot untuk SMP dan Bazar yang diikuti para siswa,” ungkap kreator Jimmy Jakobus Hongarius kegiatan kepada media.

Jimmy pun mengatakan, selain perlombaan tersebut, juga pada kesempatan tersebut di berikan penghargaan rekor Original Rekor Indonesia (ORI).

“Sebanyak 1038 peserta mulai dari siswa, alumni dan orang tua siswa mengikuti pencatatan rekor ORI Goyang Maju Mundur,” ungkap Jimmy.

Tercatat panitia, ikut ambil bagian sebanyak, 100 orang siswa TK ikut lomba mewarnai, 100 orang siswa SD ikut lomba menggambar, dan 100 orang siswa SMP & SMK ikut three shoot game di lapangan Basket SMK,

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wib dimulai dengan pengarahan bahaya narkoba dari BNN, dilanjutkan dengan kegiatan lainnya sampai kepada pemberiam penghargaan dari ORI dan selesai siang hari.

Akhirnya, kegiatan Sint Joseph day 2018 mendapatkan rekor ORI kategori kolosan dan Unik. Yang diberikan langsung oleh tim Pencatatan Rekor ORI.

“Saya Fayruz Thifal Adzany tim original rekor indonesia pada hari ini telah tercatat secara resmi dalam buku original rekor indonesia kategori unik dan kolosal kegiatan Josep Day 2018, dengan goyang maju mundurnya,” ungkap Fayruz

Fayruz berharap, pada kegiatan ini diharapkan masyarakat dan para siswa untuk belajar hidup sehat. “Harapan kami mudah-mudahan untuk hidup yang sehat harus berolah raga yang teratur dan tidak menggunakan narkoba,” pungkasnya. (Jafar)

Rekor Ori Karawang Aksara Sunda Terpanjang

Posted By : Admin ORI/ 106 0

Rekor Ori Karawang Aksara Sunda Terpanjang

Hari Jadi ke 385, Kabupaten Karawang Pecahkan Rekor ORI Menulis Aksara Sunda Terpanjang

 

Grebeg Pring Urip Pecahkan Rekor ORI

Posted By : Admin ORI/ 114 0

Grebeg Pring Urip 2018” Resmi Dibuka. Pecahkan rekor Indonesia Bersama PEKATIK Magetan

Pecahkan Rekor Indnesia, Festival Grebeg Pring Urip Oleh PEKATIK dan Pemdes Ringinagung – Magetan – Jawa Timur

Magetan – Jawa Timur
Mearindo, Perhelatan pentas seni kebudayaan bertajuk “Grebeg Pring Urip” yang digelar selama tujuh hari di Lapangan Desa Ringinagung, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jawa Timur resmi dibuka pada Jum’at, 7 September 2018.

Pentas kebudayaan yang seluruh ornamenya bernuansa kayu dari pohon bambu atau dalam bahasa jawa disebut PRING tersebut mampu memecahkan rekor Indonesia dari Original Recor Indonesia (ORI) dengan kategori Menyusun Caping Terbanyak Dengan Bentuk Gunungan Terbesar Di Indonesia. Adapun caping (topi terbuat dari bambu) yang memecahkan Rekor Indonesia itu sejumlah 1440 biji dengan bentuk gunungan tida dimensi setinggi 7.5 meter dan diameter terbesar selama ini.

Penganugerahan piagam rekor Indonesia oleh ORI tersebut diberikan kepada Kepala Desa Ringinagung, Karang Taruna Ringinagung, PEKATIK, Bank Sampah Sapu Jagat dan diserahkan Presiden Original Recor Indonesia melalui pengurus yang berpusat di Bandung Jawa Barat. Hadir dalam penganugerahan piagam tersebut Sekda Kab Magetan Drs. Bambang Trianto, MM didampingi jajaran Muspida serta Sartono selaku DPR RI Komisi VI dari Dapil VII dari partai Demokrat.

www.originalrekorindonesia.co.id

Siomay dan samosa raksasa ini berhasil pecahkan rekor ORI

Posted By : Admin ORI/ 87 0

Merdeka.com, Bandung – Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) akhirnya berhasil memecahkan rekor dari Original Rekor Indonesia (ORI) dengan membuat dua varian kuliner berbeda yakni siomay dan samosa berukuran raksasa, Sabtu (1/9).

chef ori rekor

Sebelum dinyatakan berhasil memecahkan rekor ORI untuk kategori pribadi dan terbesar, PCPI nyatanya gagal untuk membuat siomay besar sesuai dengan pengajuan kepada pihak ORI. Semula, rekor yang tercatatkan oleh ORI berdiameter dua meter. Rupanya, siomay hancur dalam perjalanan menuju tempat acara.

Akhirnya, siomay berhasil tercatat namun dengan ukuran lebih kecil dari semula. Yakni berdiameter 85 sentimeter dengan bobot 150 kilogram. Rekor ini pun berhasil dicatatkan sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara untuk samosa dibuat dengan ukuran satu meter dan berat 30 kilogram.

“Jadi kami catatkan rekor baru karena siomay berukuran dua meternya gagal dibawa ke tempat acara. Mereka (PCPI) sudah prepare makanya buat dua tapi yang ini ukurannya lebih kecil hanya 85 senti meter,” ujar Presiden ORI Kota Bandung, Agung Elfianto kepada Merdeka Bandung, Sabtu (1/9).

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pemecahan rekor ORI, Eko Adityo mengatakan, kegiatan pemecahan rekor ORI ini dilakukan dalam rangka menyambut Ulangtahun Kota Kembang ke 208. Untuk membuat siomay berukuran 85 sentimeter ini, pihaknya menghabiskan 20 kilogram ikan tenggiri dan 120 kilogram tepung terigu.

Membutuhkan waktu hingga delapan jam dan melibatkan 50 orang untuk membuat sebuah siomay berukuran raksasa ini. Bukan hal yang mudah memang, namun ini menjadi tantangan bagi para juru masak yang tergabung dalam PCPI itu.

“Kami menyambut ulangtahun Bandung ke 208 dengan memecahkan rekor ORI. Siomay ini kan identik dengan Bandung makanya kami buat ukuran besarnya, dan juga samosa. Khususnya buat siomay ya susah sekali soalnya butuh alat masam yang besar dan ngebentuknya juga sulit sekali,” katanya.

Catat Rekor ORI, Perkumpulan Chef Profesional Indonesia Jabar Buat Siomay Raksasa dan Samosa terbesar di Indonesia
#MCR
#RekorIndonesia
ORI Original Rekor Indonesia Award
www.originalrekorindonesia.co.id

HUT ke-1 FKPPAI Provinsi Bali di jaba Pura Puri Satria Jalan Veteran Denpasar

Posted By : Admin ORI/ 120 0

Wabup Kasta dinobatkan sebagai Duta ORI
Selasa, 28 Agustus 2018 14:15 WIB

Wabup Kasta dinobatkan sebagai Duta ORI
Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta dinobatkan sebagai Duta Original Rekor Indonesia (ORI) bidang Pemerhati Spiritual, Seni dan Budaya Nusantara pada Acara peringatan HUT ke-1 FKPPAI Provinsi Bali di jaba Pura Puri Satria Jalan Veteran Denpasar. (Antaranews Bali via Humas Pemkab Klungkung)
Semarapura (Antaranews Bali) – Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta dinobatkan sebagai Duta Original Rekor Indonesia (ORI) bidang Pemerhati Spiritual, Seni dan Budaya Nusantara di jaba Pura Puri Satria Jalan Veteran Denpasar, Senin malam (27/8).

Penobatan sekaligus pemberian penghargaan itu diberikan oleh Presiden Original Rekor Indonesia (ORI), Agung Elvianto pada Acara peringatan HUT ke-1 Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPAI) Provinsi Bali.

Presiden ORI, Agung Elvianto mengatakan, penobatan Wabup Made Kasta sebagai Duta Original Rekor Indonesia atas partisipasinya sebagai pemerhati spiritual, seni dan budaya nusantara.

Selain itu, Wabup Made Kasta juga sebagai salah seorang tokoh yang mendeklarasikan FKPPAI di Klungkung dengan menggelar Ruwatan Bumi Nusantara NKRI yang dipusatkan di catus pata kota semarapura, Klungkung pada tanggal 27 Agustus 2017 lalu.

Ruwatan yang diawali dengan membawa pasepan agung sebagai pembuka jalan, disusul dengan barisan pembawa obor, barisan pembawa air suci dari seluruh dunia dan barisan pembawa bendera merah putih.

Ruwatan Bumi Nusantara NKRI melibatkan paranormal lintas agama, budaya dan suku dari seluruh Indonesia. “Atas partisipasinya sebagai pemerhati spiritual, seni dan budaya nusantara dan sebagai salah seorang tokoh yang mendeklarasikan FKPPAI, dinobatkan sebaga Duta ORI bidang pemerhati seni dan budaya nusantara,” kata Agung Elvianto.

Agung Elvianto menjelaskan, penobatan Wabup Made Kasta sebagai Duta Ori sekaligus memberikan penghargaan dan memotivasi bagi pemerhati spiritual seni dan budaya nusantara.

Menurutnya, Pulau Bali kaya dengan nilai-nilai seni dan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. “Kami (ORI) memberikan penghargaan sekaligus memotivasi kepada para pemerhati spiritual, seni dan budaya nusantara.

“Bali ini penuh kaya dengan nilai-nilai seni dan budaya spiritual yang harus dijaga dan dilestarikan,” jelas Agung Elvianto.

Sementara itu Wabup Made Kasta disela sela acara penobatan menyampaikan rasa terima kasih atas penobatan dan penghargaan yang diberikan oleh ORI. Pihaknya juga megapresiasi FKPPAI Bali atas terselenggaranya acara HUT ke-1 FKPPAI Bali sejak dikukuhkannya di klungkung.

“Terimakasi kepada ORI atas penghargaan yang telah diberikan. Dan Saya juga mengapresiasi atas terselanggaranya HUT FKPPAI ini,” kata Wabup Made Kasta.

Wabup Kasta menjelaskan, FKPPAI, organisasi yang memiliki tujuan untuk melestarikan budaya spiritual yang ada di Indonesia, khusunya di Bali. Organisasi ini juga memberikan wadah bagi para praktisi-praktisi spiritual dan pengobatan altrnatif yang notabene bersumber dari kearifan-kearifan lokal yang ada di masyarakat.

Penobatan tersebut juga disaksikan anggota DPD RI Dapil Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat), perwakilan FKPPAI dari daerah lain, seperti Kalimantan Timur, Jambi, Jawa Timur, dan Riau serta undangan lainnya. (*)
Pewarta : I Ketut Sutika
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2018

www.Originalrekorindonesia.co.id

Rekor Pemeriksaan Kanker Serviks

Posted By : Admin ORI/ 107 0

Kecamatan Soreang Bandung Pecahkan Rekor Pemeriksaan Kanker Serviks

WISMA PUTRA – detikHealth

Pemeriksaan kanker serviks melalui tes IVA di Kabupaten Bandung mendapat penghargaan ORI untuk pengetesan kanker serviks dengan peserta terbanyak. Foto: Wisma Putra

Bandung – Pemeriksaan kanker serviks melalui IVA tes sebagai upaya deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Bandung mendapat penghargaan ORI (Original Rekor Indonesia) untuk pengetesan kanker serviks dengan peserta terbanyak yakni 1.080 orang wanita.

Pemeriksa ini diikuti oleh seribuan orang dan digelar di Gor KONI, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/8/2018).

“Hari ini telah terjadi sebuah sejarah baru yaitu pengetesan kanker serviks dengan peserta terbanyak 1.080 orang,” kata Presiden ORI Agung Hervianto seusai menyerahkan penghargaan untuk tes kanker serviks dengan peserta terbanyak di Kecamatan Soreang.

Baca juga: 10 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Wanita

Agung mengungkapkan, ORI untuk tes kanker serviks sendiri sudah pernah dilakukan dengan jumlah peserta mencapai 33.000. Namun apa yang dilakukan Kecamatan Soreang ini dinilai unik dan merupakan ide original.

Penganugerahan rekor tes IVA terbanyak di Kabupaten Bandung Foto: Wisma Putra

ORI menilai kecamatan sebagai lembaga non kesehatan yang mampu menggelar pemeriksaan hingga seribu orang lebih merupakan ide original dan laik diberikan aspresiasi, dengan harapan kecamatan lain di seluruh Indonesia bisa mengikuti langkah Kecamatan Soreang.

“Bisa dibayangkan jika setiap kecamatan di Indonesia bisa menghasilkan peserta tes hingga 1.000 orang. Seluruh kecamatan di Indonesia melakukan hal yang sama, saya yakin Indonesia bisa terbebas dari kanker serviks,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) Kurnia Agustina, menuturkan IVA tes ini dilakukan secara serentak mulai dari tingkat nasional, provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

“Salah satu yang mendapat apresiasinya adalah Kecamatan Soreang, tercatat lebih dari seribu orang yang mendaftarkan ikut serta dalam IVA tes ini. Ada 1.080 wanita yang ikut melakukan deteksi dini kanker serviks ini di Soreang,” tuturnya

Nia yang merupakan istri Bupati Bandung Dadang M Naser sangat mengapresiasi, kesadaran masyarakat terutama kaum wanita mau melakukan deteksi dini kanker serviks ini. Padahal menurutnya untuk menimbulkan kesadaran masyarakat, bahwa pentingnya deteksi dini kanker serviks ini terbilang sangatlah sulit.

“Tapi di Soreang ini suporting dari semuanya baik dari para suami, maupun dari ibu-ibunya sendiri yang lebih sadar terhadap hak kesehatan reproduksinya. Serta pihak puskesmas, desa, polisi dan teman-teman kader yang terus mau berjuang menyadarkan masyarakat sangat luar biasa,” tuturnya.

Selain itu, dengan berlangsungnya kegiatan tersebut menunjukkan keberpihakan semua pihak terhadap keberadaan pengarusutamaan gender. Karena sepertiga jumlah penduduk Kabupaten Bandung adalah perempuan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung saat ini di Kabupaten Bandung sendiri, ada hampir 600 ribu pasangan usia subur yang menjadi target untuk program IVA tes. Untuk itu perlu adanya dukungan dari APBD, atau pun inisiatif dan inovasi daerah untuk bisa mewujudkan target tersebut.

“Dengan jelas APBD Kabupaten Bandung menganggarkan untuk perlindungan terhadap perempuan yang ada di Kabupaten Bandung. Kebijakan di kecamatan, desa (melalui musrembang) dan swasta melalui CSR juga sangat diperlukan,” katanya.

Nia berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bandung. Bahkan kabupaten kota di Indonesia demi menekan angka kematian akibat kanker serviks.

Yayasan Asih Putera Pecahkan Rekor ORI

Posted By : Admin ORI/ 104 0

Yayasan Asih Putera Pecahkan Rekor ORI
Sabtu, 4 Agustus 2018119
Yayasan Asih Putra Pecahkan Rekor ORI
Presiden Original Rekor Indonesia (ORI), Agung Elvianto memberikan penghargaan kepada Yayasan Asih Putera karena berhasil menggelar kegiatan Kolosal yang memadukan antara seni budaya dan kuliner khas Indonesia di Kampung Buyut Cipageran, Jalan Kolonel Masturi Km 3, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Sabtu (4/8)
CIMAHI – Kegiatan Kolosal yang memadukan antara seni budaya dan kuliner khas Indonesia yang dilakukan, Yayasan Asih Putera, berhasil Pecahkan Rekor.

Original Rekor Indonesia (ORI) memberikan penghargaan, pemecahan rekor setelah Yayasan Asih Putera yang melibatkan sejumlah siswa-siswinya, membuat sebuah kolaborasi berbagai kesenian budaya seperti seni lukis, seni barong, kuliner, tari marching band, dan sisingaan dalam waktu 10 menit 33 detik.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Agung Elvianto selaku Presiden ORI kepada Ketua Yayasan Asih Putera Adang Kosasih dan disaksikan oleh Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamad Priana, di Kampung Kabuyut Cipageran, Jalan Kolonel Masturi Km 3, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada Sabtu (4/8).
Agung mengatakan, yang menarik dalam acara ini adalah ekstrakulikuler dari sekolah dapat mendatangkan Chef-chef nasional untuk ikut berkolaborasi.

“Bisa kita lihat tadi kolaborasi yang sangat unik. Dan sekarang telah terjadi sejarah baru di Indonesia. Khususnya di Kota Cimahi yaitu kolaborasi antara kuliner dan seni budaya,” kata Agung saat ditemui usai menyerahkan piagam penghargaan.

Menurut Agung, sangat luar biasa ketika sebuah sekolah mengangkat seni budaya secara langsung. Terlebih seni budaya tersebut dipertunjukan saat penerimaan siswa baru. “Untuk rekor yang dibuat tadi akan tercatat di Original Record Indonesia (ORI) pembuatan selama bersamaan dengan keunikan dalam waktu singkat mereka harus berkolaborasi dan bersinergi untuk menghasilkan sesuatu yang unik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Asih Putera H. Adang Kosasih Ahmad mengungkapkan, pemecahan rekor dengan waktu 10 menit 33 detik tersebut filosinya adalah, Yayasan Asih Putra telah menerima siswa baru sebanyak 33 kali. Untuk itu sebagai rasa penghormatan kepada masyarakat yang telah mempercayai anaknya bersekolah ditempat ini maka kami adakan acara ini.

“Alhamdulillah pada tahun ini kami menerima siswa baru sebanyak 405 orang dari mulai day care sampai Madrasah Aliyah,” ungkapnya.

Adang mengaku, jika di sekolah yang dibinanya siswa siswi tidak hanya belajar ilmu pendidikan saja tapi juga seni dan budaya dan juga olahraga. “Dari apa yang diajarkan kami selalu mendorong untuk menghasilkan prestasi,” pungkasnya. (ziz).

rekor indonesia rekor

REKOR Perguruan Kelabang Cirebon

Posted By : Admin ORI/ 126 0

DEJABAR.ID, CIREBON – Dalam rangka memperingati HUT yang ke 42, Perguruan Seni Bela Diri (PSBD) Kelabang menggelar sebuah kirab budaya sekaligus memecahkan rekor Indonesia dan dunia, dengan mengusung tema “Menembus Batas Spektakuler”.

Menurut Guru Besar PSBD Kelabang Shandy Bernard, tujuan dari kirab budaya ini adalah memperkenalkan bahwa di Cirebon ini ada sebuah perguruan seni bela diri yang bernama PSBD Kelabang. Selain itu, juga untuk memecahkan rekor Indonesia dan dunia.

Yang unik dari kirab budaya ini, semuanya mengusung serba 42. Seperti, jumlah penari topeng sebanyak 42 orang, jumlah Barong Sai, jumlah pasukan keraton, jumlah pasukan tombak, dan kereta barong.

“Karena ini adalah ultah perguruan kami yang ke-42, maka kami mengusung semuanya serba 42,” jelasnya saat ditemui awak media di Pelataran Keraton Kanoman Kota Cirebon, Sabtu (28/7/2018).

Kirab budaya yang serba 42 ini dimulai dari Keraton Kanoman pada pukul 14.00 WIB, kemudian dilanjutkan ke Pasar Kanoman, Lemahwungkuk, kemudian berakhir di Keraton Kacirebonan.

Adapun rekornya adalah, menampilkan pemain topeng barong beling termuda, yakni bernama Fathan Julian Sianto (7). Dia memainkan Barong Sai sambil menginjak pecahan beling selama 10 menit 42 detik. Selain itu, aksinya tersebut diiringi oleh 42 barongsai dan 42 penari topeng. Sehingga, ada dua rekor yang didapat. Rekor tersebut dilakasanakan di pelataran Keraton Kacirebonan, Kota Cirebon.

“Pemain topeng barong beling termuda, dan pemain barongsai dan tari topeng terbanyak,” jelas Shandy.

Sedangkan menurut Presiden Original Record Indonesia (ORI) Agung Elvianto, selaku lembaga rekor yang mengawasi kegiatan ini, bahwa dirinya bangga dengan adanya kegiatan seni dan budaya ini. Apalagi, didukung oleh dua keraton, yakni Keraton Kanoman dan Keraton Kacirebonan.

“Kegiatan ini membuat para seniman semakin giat menampilkan seni yang ada di Indonesia. Harapan kami mudah mudahan penari topeng Cirebon menjadi legenda dunia,” harapnya.

Sedangkan menurut Sultan Kacirebonan Gusti Sultan Raja Abdul Ghani Natadiningrat, bahwa dirinya sangat bangga dan gembira karena ada peristiwa bersejarah yaitu pemecahan rekor. Dia mewakili Keraton Kacirebonan menghaturkan terima kasih atas perhatiannya kepada budaya Cirebon. Karena, seni budaya harus dilestarikan.

“Akhirnya perjuangan kita membuahkan hasil dan penghargaan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk melestarikan nilai seni dan budaya. Sehingga dengan adanya rekor ini, menjadi legenda dunia,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan Disporbudpar Kota Cirebon, BKPP Kota Cirebon, Indonesia Cobra Show, IPSI kota dan kabupaten Cirebon, tamu-tamu undangan dari luar kota, serta komunitas-komunitas di Kota Cirebon. (jfr)

Reuni Perak ITB 93 Raih Penghargaan Video Teaser Terbanyak dari Original Rekor Indonesia

Posted By : Admin ORI/ 106 0

Original Rekor Indonesia (ORI) akhirnya memberikan penghargaan di acara Reuni Perak ITB 93 untuk kategori, “Reuni dengan Video Teaser Inspiratif Terbanyak yang Masuk Media Online dengan Passion Beragam dari para Alumninya”, Sabtu, (28/7/2018), di Plaza TVST Institut Teknologi Bandung (ITB) jalan Ganesha Bandung.

Team IT Original Rekor Indonesia (ORI) Heriana Soedirdja mewakili President ORI Agung Elvianto mengatakan, saat ini di Indonesia untuk prestasi-prestasi digital atau rekor digital masih jarang dibuat, “Karena kita ada di era digital, maka pihak ORI mengharapkan rekor-rekor digital bertambah banyak,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Heriana Soedirdja mengatakan, pihak ORI akhirnya di acara Reuni Perak ITB 93 memberikan penghargaan untuk berbagai kategori, “Sebenarnya penghargaannya sangat panjang judulnya, yaitu ‘Pertama dan Terbanyak Mengangkat Tema Profil-Profil Alumni dari Berbagai Profesi, Bidang Pekerjaan di Berbagai Negara dalam Video Inspiratif  atau Teaser Untuk Acara Reuni yang disebarkan atau diviralkan di Media Sosial untuk Alumni dan masyarakat”, ungkapnya, “Rekor yang dipecahkan sampai pukul 12 adalah 111 teaser atau video pendek yang inspiratif, “, ungkapnya, “Mulanya hanya ada 100 video,tetapi kemudian bertambah menjadi 111 video,” ujarnya.

“Hal ini fantastis, karena sebelumnya rekor video teaser terbanyak di acara reuni belum ada, biasanya acara-acara reuni kampus hanya kumpul-kumpul biasa, namun kali ini di acara Reuni Perak ITB 93 menampilkan hal yang berbeda, yaitu menampilkan video-video profil para alumninya,” ungkap Heriana Soedirdja.

Heriana Soedirdja mengatakan, di acara Reuni Perak ITB 93, pihak ORI memberikan tujuh rekor, diantaranya untuk kreator, pendukung, dan penyelenggara, “Pihak ITB sangat menyambut baik dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh ORI, karena acara Reuni Perak mereka dapat kita catat dan dimasukkan ke dalam rekor ORI,” tegasnya.

ori 3

Di akhir paparannya, Heriana Soedirdja mengatakan, ORI menghimbau pihak –pihak yang ingin dibukukkan dan dicatat oleh ORI silahkan membuat prestasi, “Nanti kita nilai dan kita uji, apakah layak untuk masuk buku rekor ORI,” pungkasnya.

Penghargaan lainnya yang diberikan oleh pihak Original Rekor Indonesia (ORI) di acara Reuni Perak ITB 93 yaitu:

  1. Reuni dengan Konsep Zero waste
  2. Reuni dengan Konsep Lelang Karya Peserta reuni
  3. Event Organizer yang Mengakomodasi Reuni dengan Konsep Zero Waste
  4. Reuni Angkatan dengan 40 Alumni Seangkatan Menjadi Dosen di Almamaternya
  5. Menginspirasi Generasi Seangkatan (1993) di Luar Almamater

Event ORI, Rekor Dunia Menembus Batas

Posted By : Admin ORI/ 107 0

Kami.Dari ORI Original Rekor Indonesia Mengucapan Terimakasih kepada
wartawan
Net tv
Kompas tv
Inews (rcti,global,mnc)
Cnn (trans tv,trans7)
Galamedia
Tribun jabar
Radar
Rtv
yang Telah Meliput acara Open House Kantor New Original Rekor Indonesia di Putraco Gading Regensy B1 no I Sukarno Hatta Bandung
dan Kepada
Para Seniman dari Bali .Trenggalek Jawa Timur .Nani.Losari .Evoy Production.para Duta Duta Ori rekor Indonesia.Kent tattoo. Dr Viktor pudjiadi.Kiki J&j. Sandy Bernad Klabang.Dari Tim Rajawali . Bang Away dan Semua Komunitas yang sudah datang dan semua telant yang telah membantu menyukseskan acara kami dan mohon maaf tidak tersebut namanya satu satu
1 hal Kalian Luar biasa
berkat Kalian 1 rekor menembus Batas Bisa tercatat..kalian luar biasa!!!
Mantap! Atraksi Seniman Jawa-Bali Pecahkan Rekor ORI
Sabtu, 10 Maret 2018
Mantap! Atraksi Seniman Jawa-Bali Pecahkan Rekor ORi
Aksi kolaborasi seniman memecahkan rekor ORI.
Aksi Kolaborasi seniman dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali berhasil mencatatkan rekor di Original Rekor Indonesia (ORI) di Komplek Gading Regency Jalan Soekarno Hatta, Sabtu (10/03/2018).
Hanya dalam waktu 10 menit saja bisa menampilkan 500 orang seniman dari 150 komunitas hingga terpecah

Empat barongsai dan satu liong tampil memukau apalagi saat barongsai termuda Fatah Julian (6) berjalan dan menari di atas pecahan kaca.

Tak kalah menarik penampilan tari jaipong mojang Bandung ditambah penampilan penari jaipong termuda Kansya Kinanti berusia empat tahun.
Event ORI, Rekor Dunia menembus batas ini tampil juga, barong, debu, rajawali benjang, atraksi ular, sulap , kuda lumping, bambu gila, pencak silat, bajidor,reak, karinding ,tari tradisional, komunitas lucifer, eks residivis, zombi, dan komunitas lainnya.
Tak kalah menarik 25 chef dari Kabupaten Bandung menampilkan nasi tumpeng 25 warna dengan 7 varian.
Begitu juga penampilan pelukis membuat kagum penonton melukia 10 meter dalam 10 menit 
bersyukur karena event membuka kantor pusat Ori di Bandung dimeriahkan berbagai komunitas dengan mengambil tema Dunia menembus Batas.
“Ini aksi luar biasa karena baru kali ini ada Kolaborasi kesenian dari berbagai daerah bisa tampil bersama dalam waktu 10 menit,, ini masuk Rekor dunia dan pertama di dunia, ”