Generasi Milenial Rentan Terkena Penyakit Jantung
Agung Bakti Sarasa
Minggu, 28 Oktober 2018 – 16:48 WIB
views: 458
Generasi Milenial Rentan Terkena Penyakit Jantung
5.000 peserta yang hadir dalam Peringatan Hari Jantung Sedunia Tingkat Nasional senam bersama di GOR Padjadjaran, Kota Bandung, Minggu (28/10/2018). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG – Penyakit jantung kini tak hanya diidap oleh kalangan lanjut usia (lansia). Akibat pola hidup dan asupan nutrisi tidak sehat, penyakit pembunuh nomor satu di dunia itu juga rentan diidap kalangan muda.

Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Jawa Barat Ratu Runia Tony Djajakusumah. Menurut dia, pola hidup dan asupan nutrisi tidak sehat telah memicu pergeseran prevelansi penderita penyakit jantung.

“Sekarang tendensinya anak muda juga banyak yang terkena penyakit jantung akibat pola hidup dan asupan nutrisi tidak sehat,” kata Ratu Runia dalam Peringatan Hari Jantung Sedunia Tingkat Nasional di Gelanggang Olahraga (GOR) Padjadjaran, Jalan Padjadjaran, Kota Bandung, Minggu (28/10/2018).

Generasi muda yang juga dikenal sebagai generasi milenial itu, ujar dia, kerap kali mengenyampingkan pola hidup sehat, seperti kebiasaan merokok, tidur tidak teratur, hingga jarang berolahraga.

Mereka juga gemar makan-makanan junk food dan tak jarang mengalami stres. “Maka, jangan heran jika anak muda sekarang banyak yang terkena penyakit jantung,” ujar dia.

Ratu Runia meuturkan, Hari Jantung Sedunia diperingati setiap 29 September. Tahun ini Provinsi Jabar menjadi tuan rumah pelaksanaan peringatan Hari Jantung Sedunia Tingkat Nasional.

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini merupakan upaya preventif dan promotif untuk menekan jumlah penderita penyakit jantung.

Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 5.000 peserta dari klub jantung sehat (KJS) itu, pihaknya menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi seluruh peserta, donor darah, hingga senam jantung sehat.

Tidak hanya itu, digelar pula penandatanganan ikrar kebulatan tekad berperilaku hidup sehat bagi seluruh peserta. “Kegiatan ini sebagai momentum untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya hidup sehat sebagai upaya mengurangi risiko penyakit jantung,” tutur.

Generasi Milenial Rentan Terkena Penyakit Jantung

Ratu Runia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup dan asupan nutrisi yang sehat agar terhindar dari penyakit jantung, dengan cara menghilangkan kebiasaan merokok, makan makanan bergizi seimbang, atasi stress, awas tekanan darah, dan teratur berolahraga.

Penyelenggaraan Peringatan Hari Jantung Sedunia Tingkat Nasional yang disertai penandatanganan kebulatan tekad berperilaku hidup sehat itu mendapat apresiasi dari Original Rekor Indonesia (ORI).

ORI memberikan piagam penghargaan kepada Yayasan Jantung Indonesia dan Yayasan Asih Putra sebagai kreator dan penyelenggara utama kegiatan tersebut.

“Kami memberiakn penghargaan dalam kategori penandatanganan kebulatan tekad berperilaku hidup sehat dengan memelihara dan meningkatkan jantung sehat serta senam secara terarah, teratur, dan terukur dengan peserta terbanyak,” ungkap Wakil Ketua ORI Guruh Susanto.

Guruh menambahkan, pihaknya hanya memberikan apresiasi, bukan catatan pemecahan rekor untuk kegiatan tersebut. Sebab, kegiatan pemecahan rekor senam jantung sehat sendiri sudah tercatat pada ORI 2017 lalu. “Untuk catatan rekor sendiri sudah pernah dilakukan. Saat itu digelar di Kota Cimahi,” tandas dia.

Generasi Milenial Rentan Terkena Penyakit Jantung