Tidak seperti hari-hari biasanya di lingkungan sekolah Sint Joseph Jalan Kramat Raya no 134 Kota Jakarta Pusat, Daerah Ibu Kota Jakarta 10430, Ribuan Siswa Mulai SD, SMP, dan SMK mengikuti kegiatan yang bertajuk Sint Joseph Day 2018, Sabtu (6/9).

Dalam event yang di Gagas Perhimpunan Vincentius Jakarta (PVJ) yang Bekerjasama dengan Forum Komunikasi Persaudaraan Vincentius dan Sint Joseph (FKPVSJ) dan Alumni sekolah menggelar event Sint Josep Day 2018. Dalam event tersebut diperlombakan beberapa perlombaan untuk TK, SD, SMP dan SMK.

“Kita adain lomba mewarnai, lomba gambar, dan three point shoot untuk SMP dan Bazar yang diikuti para siswa,” ungkap kreator Jimmy Jakobus Hongarius kegiatan kepada media.

Jimmy pun mengatakan, selain perlombaan tersebut, juga pada kesempatan tersebut di berikan penghargaan rekor Original Rekor Indonesia (ORI).

“Sebanyak 1038 peserta mulai dari siswa, alumni dan orang tua siswa mengikuti pencatatan rekor ORI Goyang Maju Mundur,” ungkap Jimmy.

Tercatat panitia, ikut ambil bagian sebanyak, 100 orang siswa TK ikut lomba mewarnai, 100 orang siswa SD ikut lomba menggambar, dan 100 orang siswa SMP & SMK ikut three shoot game di lapangan Basket SMK,

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wib dimulai dengan pengarahan bahaya narkoba dari BNN, dilanjutkan dengan kegiatan lainnya sampai kepada pemberiam penghargaan dari ORI dan selesai siang hari.

Akhirnya, kegiatan Sint Joseph day 2018 mendapatkan rekor ORI kategori kolosan dan Unik. Yang diberikan langsung oleh tim Pencatatan Rekor ORI.

“Saya Fayruz Thifal Adzany tim original rekor indonesia pada hari ini telah tercatat secara resmi dalam buku original rekor indonesia kategori unik dan kolosal kegiatan Josep Day 2018, dengan goyang maju mundurnya,” ungkap Fayruz

Fayruz berharap, pada kegiatan ini diharapkan masyarakat dan para siswa untuk belajar hidup sehat. “Harapan kami mudah-mudahan untuk hidup yang sehat harus berolah raga yang teratur dan tidak menggunakan narkoba,” pungkasnya. (Jafar)