Kecamatan Soreang Bandung Pecahkan Rekor Pemeriksaan Kanker Serviks

WISMA PUTRA – detikHealth

Pemeriksaan kanker serviks melalui tes IVA di Kabupaten Bandung mendapat penghargaan ORI untuk pengetesan kanker serviks dengan peserta terbanyak. Foto: Wisma Putra

Bandung – Pemeriksaan kanker serviks melalui IVA tes sebagai upaya deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Bandung mendapat penghargaan ORI (Original Rekor Indonesia) untuk pengetesan kanker serviks dengan peserta terbanyak yakni 1.080 orang wanita.

Pemeriksa ini diikuti oleh seribuan orang dan digelar di Gor KONI, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/8/2018).

“Hari ini telah terjadi sebuah sejarah baru yaitu pengetesan kanker serviks dengan peserta terbanyak 1.080 orang,” kata Presiden ORI Agung Hervianto seusai menyerahkan penghargaan untuk tes kanker serviks dengan peserta terbanyak di Kecamatan Soreang.

Baca juga: 10 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Wanita

Agung mengungkapkan, ORI untuk tes kanker serviks sendiri sudah pernah dilakukan dengan jumlah peserta mencapai 33.000. Namun apa yang dilakukan Kecamatan Soreang ini dinilai unik dan merupakan ide original.

Penganugerahan rekor tes IVA terbanyak di Kabupaten Bandung Foto: Wisma Putra

ORI menilai kecamatan sebagai lembaga non kesehatan yang mampu menggelar pemeriksaan hingga seribu orang lebih merupakan ide original dan laik diberikan aspresiasi, dengan harapan kecamatan lain di seluruh Indonesia bisa mengikuti langkah Kecamatan Soreang.

“Bisa dibayangkan jika setiap kecamatan di Indonesia bisa menghasilkan peserta tes hingga 1.000 orang. Seluruh kecamatan di Indonesia melakukan hal yang sama, saya yakin Indonesia bisa terbebas dari kanker serviks,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) Kurnia Agustina, menuturkan IVA tes ini dilakukan secara serentak mulai dari tingkat nasional, provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

“Salah satu yang mendapat apresiasinya adalah Kecamatan Soreang, tercatat lebih dari seribu orang yang mendaftarkan ikut serta dalam IVA tes ini. Ada 1.080 wanita yang ikut melakukan deteksi dini kanker serviks ini di Soreang,” tuturnya

Nia yang merupakan istri Bupati Bandung Dadang M Naser sangat mengapresiasi, kesadaran masyarakat terutama kaum wanita mau melakukan deteksi dini kanker serviks ini. Padahal menurutnya untuk menimbulkan kesadaran masyarakat, bahwa pentingnya deteksi dini kanker serviks ini terbilang sangatlah sulit.

“Tapi di Soreang ini suporting dari semuanya baik dari para suami, maupun dari ibu-ibunya sendiri yang lebih sadar terhadap hak kesehatan reproduksinya. Serta pihak puskesmas, desa, polisi dan teman-teman kader yang terus mau berjuang menyadarkan masyarakat sangat luar biasa,” tuturnya.

Selain itu, dengan berlangsungnya kegiatan tersebut menunjukkan keberpihakan semua pihak terhadap keberadaan pengarusutamaan gender. Karena sepertiga jumlah penduduk Kabupaten Bandung adalah perempuan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung saat ini di Kabupaten Bandung sendiri, ada hampir 600 ribu pasangan usia subur yang menjadi target untuk program IVA tes. Untuk itu perlu adanya dukungan dari APBD, atau pun inisiatif dan inovasi daerah untuk bisa mewujudkan target tersebut.

“Dengan jelas APBD Kabupaten Bandung menganggarkan untuk perlindungan terhadap perempuan yang ada di Kabupaten Bandung. Kebijakan di kecamatan, desa (melalui musrembang) dan swasta melalui CSR juga sangat diperlukan,” katanya.

Nia berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bandung. Bahkan kabupaten kota di Indonesia demi menekan angka kematian akibat kanker serviks.