SKI PEMALANG – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun DPW AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia) Jawa Tengah yang pertama, sekaligus launching Tabloid Pantura Expose, pembentukan Forum Wartawan Pemalang, Pekalongan, dan pengumuman telah direalisenya surat rekor Dunia dan ORI makan kue Kamir terbanyak di dunia disambut baik oleh berbagai kalangan mapun Muspida dan Muspika Pemalang Jawa Tengah.

Konferensi Pers yang digelar di Hotel Regina Pemalang Jawa Tengah pada, Sabtu (9/12) telah berikan inspiratif dan semangat baru bagi perkembangan media serta wartawan di Jawa Tengah. Duduk sebagai pembicara Ketua Umum AWDI Oka Sahyan, Budi Wahyudin Sekjen AWDI, Nadyanto Ketua Umun AWPI, Opan Setnas FPII, Sutrisno Ketua DPW AWDI Jawa Tengah sekaligus Pelaksana Pemecah Rekor Dunia Makan Kue Kamir terbanyak, Kapolres Pemalang yang diwakili Karendal Ops Kompol Alkaf Chaniago, SH, MH., Agung Elvianto President ORI serta perwakilan dari GWI Pemalang.

“Original Rekor Indonesia (ORI) telah mencatat bahwa Makan kue Kamir lebih dari 30.000 orang nanti akan menjadi catatan sejarah dan masuk kedalam rekor dunia.” ucap Agung Elvianto didepan puluhan awak media.

Dikatakannya, event yang digelar salah satu organisasi wartawan Nasional ini telah membuktikan kepedulian jurnalis sebagai penyaji informasi maupun bentuk karya nyata untuk membangun kepribadian dan menoreh sejarah baru dunia

Pada kesempatan yang sama, Kompol Alkaf Chaniago mewakili Kapolres Pemalang mendukung penuh kegiatan spektakuler ini. “Meski Kabupaten Pemalang hanya sebatas wilayah kecil, namun kami bangga AWDI mampu melaksanakan acara sekelas Internasional, bahkan tercatat di rekor dunia dan ORI.”

Kata Alkaf, pihaknya akan menurunkan 400 personil guna mengamankan acara yang akan digelar besok dilapangan pantai Widuri, Minggu (10/12). Kami juga masih berpikir dan mencari solusi, lebih dari 30rb manusia akan kumpul di sebuah lapangan pantai Widuri, dan ini jelas konsentrasi kami terfokus untuk bersama sama mensukseskan gelar rekor dunia dan ORI untuk pemalang ini.” paparnya.