ORIGINAL Record Indonesia (ORI) mengapresiasi Festival Bamboo Fiesta yang diselenggarakan di Gedung Cimahi Technopark, 26-30 Juli.

Indonesian Bamboo Comunity (IBC) yang menginisiasi festival diganjar empat penghargaan dan rekor oleh ORI, yaitu Cimahi Lautan Awi, Seribu Wajah Cimahi, Mozaik dengan serutan bambu terbanyak, dan musik yang dimainkan menggunakan alat musik bambu dengan variasi terbanyak.

Pemberian penghargaan dan rekor untuk empat kategori tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ketua IBC, Adang Muhidin, di sela-sela pelaksanaan Festival Bamboo Fiesta.

Presiden ORI, Agung Elvianto, mengungkapkan tujuan pemberian penghargaan kepada IBC yakni untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas jika bambu memiliki nilai jual.

“Bahwa bambu bukan hanya sebuah jenis tanaman yang digunakan sebagai tongkat, bahan bangunan, atau peruntukkan lainnya. Tapi dengan tangan kreatif seseorang, bambu kemudian diolah dan bisa memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkap Agung di Gedung Cimahi Technopark, Kamis (27/7/2017).

Dijelaskan Agung, penghargaan yang diterima oleh IBC karena memanfaatkan bambu sebagai alat musik buka yang pertama kali. Sebelumnya sudah ada pemecahan rekor yang berkaitan dengan penggunaan bambu, seperti memainkan alat musik bambu real sebanyak 3.000 orang di Kota Bandung.

“Tapi tidak seperti ini sampai mengadakan festival bambu. Jadi pemecahan rekor kali ini memang sangat istimewa. Dan kami sangat mengapresiasi kiprah dari IBC itu sendiri dalam memanfaatkan bambu untuk diberikan sentuhan nilai ekonomis dan artistik,” tambah Agung.

LEAVE A REPLY